Tips Negosiasi Gaji Saat Wawancara Kerja

wawancara

Beberapa pertanyaan seringkali di utarakan oleh pihak perusahaan ketika tes wawancara kerja. Salah satunya adalah tentang negosiasi gaji. Tahap negosiasi gaji merupakan sesi penting sebagai alat penentu bagi anda untuk memutuskan apakah anda layak bekerja di perusahaan tersebut atau tidak.

 

Dalam situasi ini, seringkali pelamar menjadi kikuk dan serba salah dalam menentukan besaran gaji yang diinginkannya. Agar nego gaji dalam proses wawancara berjalan dengan baik,perlu adanya kesepakatan bersama dengan pihak pewawancara. Berikut adalah etika yang baik bagi pelamar saat bernegosiasi gaji.

Menunggu tawaran

Dalam hal ini biasanya perusahaan memang benar-benar membutuhkan pelamar kerja dan anda pun telah memenuhi persyaratan yang diajukan oleh perusahaan bersangkutan. Umumnya perusahaan menawarkan besaran gaji rata-rata yang telah disesuaikan dengan beban kerja yang akan anda lakukan nantinya.Bila situasi seperti ini menimpa anda, tidak ada salahnya jika anda menaikkan sedikit nominal gaji yang diharapkan. Namun, apabila perusahaan tidak menawarkan gaji terlebih dahulu, anda dapat memulai menawarkan dengan menggunakan pengetahuan anda tentang besaran gaji pada posisi pekerjaan yang anda lamar.

Hindari mengutarakan alasan pribadi

Seringkali seseorang mengajukan gaji yang cukup tinggi dengan tambahan beberapa alasan pribadi seperti alasan pengobatan keluarga yang sakit, biaya nikah atau bahkan alasan memenuhi kebutuhan keluarga yang melonjak. Hal ini tidak baik untuk anda. Jika anda perlu alasan, utarakanlah alasan yang logis bersifat profesional. Ajukanlah nominal gaji sesuai dengan rata-rata penghasilan di posisi yang anda lamar.

Bersikap fleksibel

Jika negosiasi gaji gagal dan tidak sesuai dengan harapan anda sementara anda enggan melepas posisi pekerjaan itu, sebaiknya anda bersikaplah fleksibel dalam artian anda harus berani menanyakan kemungkinan intensif yang akan anda dapatkan di saat terlibat dalam sebuah proyek. Tanyakan apakah ada kerja lembur dan bonus di saat anda memenuhi target pencapaian yang dibidik oleh perusahaan bersangkutan.

Dukungan nominal gaji yang diminta

Dalam hal ini pengalaman anda dalam bekerja ataupun berorganisasi sangatlah penting sebagai nilai tambah bagi anda dalam mempertahankan besaran gaji yang telah anda ajukan tadi. Berikan bukti pendukung tentang kapasitas anda sebagai pelamar yang berkualitas.

Jangan pernah menginterupsi

Hindari memotong pembicaraan kepada pihak pewawancara saat mewawancarai anda mengenai seputar pekerjaan sebelum ia benar-benar berhenti bicara. Jika anda memang kurang begitu tertarik dengan negosiasi gaji yang telah ditawarkan oleh perusahaan, carilah waktu yang tepat untuk berganti bicara dalam memperkuat posisi anda.

Jangan tunjukkan rasa kecewa saat negosiasi gagal

Apabila negosiasi yang anda ajukan telah gagal, berpikirlah sejenak untuk mengajukan negosiasi selanjutnya. Anda dapat mengurangi sedikit nominal gaji yang anda ajukan tadi sampai mencapai kesepakatan. Biasanya perusahaan akan memikirkan ulang hal tersebut.

Namun apabila nego gaji benar-benar gagal, hindari menunjukkan rasa kecewa. Justru anda perlu menunjukkan rasa terima kasih karena telah diberikan kesempatan dalam melakukan negosiasi dengan perusahaan.

Source : http://tipspedia.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s