Tip Investasi sepeda gunung, investasi awal terbaik untuk sepeda anda


Membeli sepeda gunung, investasi awal terbaik untuk sepeda anda.
Hindari upgrade dan upgrade sepeda anda. Pendapat yang satu ini dari Bike198. Hati hati berinvestasi bagi sepeda anda, bila salah akan membuang uang lebih besar. Jangan memulai dari harga komponen rendah untuk drivetrain (crank – gigi depan, sprocket – gigi belakang , shifter – pengatur rem dan gigi, RD dan FD dikelompokan sebagai Drivetrain). Karena akan memancing seseorang mengupgrade satu persatu. Akan menghasilkan pemborosan bagi investasi sepeda anda.

Harga perangkat sepeda terkadang tidak masuk akal. Khususnya bagian drivetrain atau komponen seperti gigi, derailleur, disc break dan lainnya. Ada satu ide menarik bila anda ingin berinvestasi dalam jangka panjang tanpa meninggalkan komponen sepeda anda. Terlebih anda tidak suka menjual barang barang bekas anda.

Perlu bukti, tanyakan kepada rekan anda yang mengajak bermain sepeda
Coba saja tanyakan kepada rekan anda yang sudah mulai bermain sepeda gunung. Buat daftar dari rekan rekan yang anda kenal lalu tanyakan. Sudah berapa kali mengupgrade sepeda, berapa biaya yang dihabiskan, sudah ada berapa sepeda yang dimiliki. Bila perlu tanyakan juga, mengapa mereka membeli sepeda sampai 2 atau 3 buah.

Dari jawaban yang anda dapatkan, anda bisa menyimpulkan sisi baik bahwa “Saya tidak akan melakukan seperti yang mereka lakukan” atau “Saya akan mengikuti mereka”
Apa yang perlu dipertahankan dan dipikirkan lebih jauh dari investasi awal sepeda.

Komponen sepeda memiliki fungsi yang sama, bedanya terletak pada model, berat, jenis, kemampuan dan daya tahan. Tetapi harganya bisa berbeda beda, bahkan tidak masuk akal. Untuk awal investasi, sebaiknya memilih komponen sepeda yang baik. Bukan yang terbaik tetapi yang baik untuk anda.
Investasi tersebut diluar komponen Frame dan Shock Breaker atau Fork sepeda. Jadi hanya bagian drivetrain saja.

Misalnya anda hanya memerlukan komponen jenis Shimano XT / SLX atau Sram X.9.
Komponen tersebut sudah terbukti handal, tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah juga. Tetapi untuk waktu jangka panjang dapat di migrasi bagi sepeda baru anda. Atau setidaknya anda mengunakan Shimano Deore dan SLX yang sudah 9 atau 10 speed. Ingat, kekuatan power sepeda bukan dari Drivetrain yang anda gunakan, tetapi paha dan betis anda sendiri. Sisanya adalah dari berat sepeda serta komponen lain seperti ban, velg, frame, pedal dan lainnya.
Pertahankan bagian drive train atau Groupset untuk investasi awal anda. Banyak penguna sepeda gunung suka berganti ganti sepeda, karena merasa sudah tidak layak dan ingin merasakan sesuatu yang baru. Urusannya harus upgrade atau menjual semua sepeda dan menganti yang baru.Tetapi komponen drivetrain sebenarnya dapat dipertahankan. 1X investasi mahal didepan akan menyelamatkan uang anda. Bila anda bosan dengan sepeda anda, cukup menganti frame dan fork saja. Karena bagian komponen ini yang paling terlihat, dan memiliki perbedaan signifikan bagi sepeda anda atau dimata pesepeda lain. Sementara komponen groupset atau drivetrain sepeda secara umum bisa dipindah ke sepeda lain.
Apa benar demikian. Sebuah majalah sepeda MTB di Inggris yang cukup berani memberikan komentar. Menyebut Shimano Crank Deore 9 speed masih memegang sebagai crank terbaik dan murah, diatasnya adalah SLX untuk performa. Performa lebih baik tetapi lebih berat 200g saja. Edisi 2011 menyebut Shimano Crank SLX yang terbaik untuk 10 speed. Sedangkan XTR masuk nomor 5. Bayangkan bila kita termakan oleh iklan dan membeli harga crank sampai 4 x lipat dari yang lebih baik dan lebih murah.

Contoh saja bagian headset papan atas merek Chris King. Anda bisa mempercayai kemampuan headset ini, dan bisa berganti ganti beberapa frame sepeda, tanpa menganti headset baru.
Kedua masalah roda sepeda atau Wheelset yang bagus. Biasanya roda yang dirancang dari pabrikan Wheelset (roda utuh dari pabrik) lebih ringan dibanding anda membeli roda secara lepas (dirakit satu persatu). Harganya memang sedikit lebih mahal dibanding merakit dengan komponen yang sama. Kecuali anda memiliki banyak uang dan membeli komponen sangat mahal untuk Wheelset rancangan pribadi, silakan merancang sendiri.

Merancang roda sendiri, seperti mengunakan komponen papan atas tipe XTR, Sram X0 atau hub kelas Carbon, dan rim sangat mahal bahkan mengunakan jari jari atau spoke DTswiss yang ringan. Hasilnya anggaran untuk roda ban sepeda anda saja akan membengkak. Dan lebih murah menganti wheelset bermerek yang sedang sedang sedang saja. Menariknya komponen seperti roda dapat berumur panjang, mungkin membutuhkan 3 kali pengantian frame sepeda baru anda, sampai anda sendiri sudah bosan melihat roda atau sampai rim mulai penyok, lecet sejak pertama kali anda gunakan. Atau roda sepeda anda memang harus diganti karena umur pemakaian.

Bagian yang perlu di ganti adalah Frame dan Shock atau fork untuk suspensi.

2 komponen ini memang perlu diganti bila anda ingin merasakan sesuatu yang baru.
Misalnya anda menganti frame dari hardtail ke Full suspension. Kedua komponen sepeda baik frame dan shock harus mengikuti keinginan anda.
Misalnya anda ingin menganti ke Full Suspension Bike. Hal mutlak yang harus diganti adalah membeli frame baru tipe fullsus. Dan menganti bagian Fork depan yang rata rata lebih tinggi untuk sepeda Fullsus. Bagian yang satu ini perlu dibeli cukup mahal atau memang harus mahal. Tetapi nilai jualnya cukup baik walaupun sudah menjadi barang bekas pakai.

Bila anda memulai membeli frame jenis hardtail dengan suspensi depan berukuran 100mm. Ketika anda ingin mengunakan sepeda full suspensi. Secara umum komponen yang harus diganti adalah frame tipe full suspensi dan shock depan. Setidaknya pengantia fork bersuspensi depan dengan panjang 120mm atau lebih. Perlu diketahui juga, setiap frame sepeda memiliki aturan untuk panjang travel shock depan. Bila membeli sepeda jenis Trail disarankan mengunakan 120-140mm, sepeda AM – All Mountain disarankan sampai 140mm. Cukup melihat konfigurasi yang diberikan oleh pabrikan sepeda.

Ada pengalaman dari cerita sebuah situs sepeda ternama. Jenis Shock per atau Shock Angin untuk fork depan yang terbaik. Boleh percaya atau tidak, Shock per lebih nyaman dari Shock angin (Air). Alasannya, benturan benar benar diredam oleh per, lebih tahan lama, bebas perawatan serta lebih murah. Masalahnya berat pengendara berbeda beda dan shock per relatif lebih berat. Shock angin memiliki kelebihan karena mudah di sesuaikan. Bila sudah cocok dengan shock fork jenis per, nikmatilah, akan lebih nyaman dan murah.

Sementara untuk komponen Drivetrain seperti gigi, shifter dan disc break dapat anda pertahankan. Kecuali anda perlu merubah ukuran ban. Anda hanya perlu menganti jenis rim atau velg yang lebih kuat. Atau setidaknya anda perlu merancang sebuah Wheelset baru yang anda idamkan.

Demikian juga jika anda menginginkan pengereman lebih baik, cukup menganti rotor anda dengan ukuran lebih besar. Dan mempertimbangkan untuk mempertahankan bagian caliper rem anda dan hanya menganti ukuran rotor lebih besar. Perlu di ingatkan ukuran rata rata rotor diskbrake sepeda gunung yang digunakan adalah 6 inch. Bila suatu saat anda menginginkan rem sepeda anda lebih baik, bisa di perbesar ke ukuran 7 inch. Tetapi hanya bagian rotor serta adaptor caliper saja yang perlu di ganti. Sedangkan caliper lama masih dapat dipakai.

Kecuali anda ingin menaikan ke ukuran rotor 8 inch. Disini akan banyak yang terbuang. Bukan hanya pengantian Rotor dan Adaptor, kemungkinan Frame sepeda anda perlu diganti. Karena beberapa frame sepeda hanya dapat menerima ukuran 7 inch (maximum) rotor, bila diganti dengan 8 inch maka rotor akan menyentuh bagian frame. Demikian juga fork atau garpu depan anda. Beberapa produk hanya membatasi ukuran sampai 7 inch (maksimum)

9 dari 10 pendapat teman anda bisa saja salah
Jangan mengikuti pendapat teman teman anda. Misalnya membeli sepeda yang biasa dahulu, atau membeli kelas menengah atau langsung mengarahkan diri anda sesuai saran 1 orang teman anda. Alasannya, Badan, panjang kaki dan fisik setiap orang berbeda beda.
Teknik terbaik, coba sepeda yang anda inginkan.

Bila teman anda menyarankan sepeda tipe A dan dia juga mengunakan merek A. Coba saja sepeda yang dimilikinya. Bila anda merasa cocok, baru berpikir untuk membeli sepeda yang sama.
Kombinasikan dengan model lain yang teman lainnya dan pilih yang terbaik dan fit untuk anda.
Jangan memaksakan diri dengan mencocokan badan anda kepada sepeda baru. Tetapi sepeda-lah yang harus cocok dengan diri anda sendiri.
Ingat ukuran frame sepeda memiliki ukuran berbeda beda. Seperti ukuran XS, S, M, dan L sampai XL. Atau dihitung dengan ukuran 16, 17, 18, 19 dan lainnya. Ukuran tersebut biasanya mengikuti ukuran tinggi badan si pengendara. Masing masing pabrikan memiliki standar sendiri, tetapi rata rata tidak jauh berbeda.

Ukuran S dipilih untuk mereka yang memiliki tinggi maksimum 160-170cm, M untuk tinggi badan 170-180cm, dan L untuk diatas 180cm atau lebih tinggi dan terbesar disebut juga XL.

Tetapi ukuran tersebut bukan menjadi patokan dari ukuran frame yang anda beli. Bisa saja mereka yang memiliki tinggi diatas 175cm merasa lebih cocok mengunakan ukuran frame jenis M (medium) atau S (Small). Perlu di ingatkan bahwa setiap pabrikan memiliki teknik pengukuran tersendiri, dan belum tentu ukuran yang mereka berikan cocok dengan tubuh anda.

Saran
Tidak mengikuti saran membeli sepeda berdasarkan saran, tetapi anda tidak pernah mencoba terlebih dahulu sepeda yang disarankan.

Dan jangan menimbang dari faktor emosi, sekali lagi lakukan persiapkan dan pelajari lebih dahulu sebelum mengambil sebuah keputusan. Membeli sepeda terlalu murah tidak akan menghindari anda untuk terus mengupgrade sampai menganti dengan sepeda baru. Sampai suatu hari anda sadar, bahwa uang untuk sepeda sudah habis terlalu banyak. Dan menyadari bila anda sudah mengarah ke satu tujuan, sejak awal anda sudah membeli tipe sepeda yang anda idamkan.

Kecuali anda memiliki budget tak terbatas dan lebih suka memasuki toko toko sepeda setiap minggu. Saran diatas bukan sebuah saran yang baik.

source : http://www.goesbike.com

12 thoughts on “Tip Investasi sepeda gunung, investasi awal terbaik untuk sepeda anda

  1. Bro,numpang tny, misalnya saya sekarang ukuran 16″ mau diupgrade ke frame 17 atau 18″ . Komponen apa yg msh bs dipertahankan? Trus masalah kabel2 rem, kabel shifter gmn yah? Trima kasih

  2. ane newbie gan, mau beli sepeda polygon yang ga diupgrade juga tapi tetep ok gan, sepeda pilihan ane premier n xtrada..
    mohon penerangannya gan…
    thanks…

  3. Ini tips yang sangat membantu untuk sy pemula yg bru sepedaan,skr jd cancel dlu buat upgrade2 sepeda yg ada…mnding ditabung dlu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s